Selasa, 19 Mei 2015

Roma Lirik Derby della Capitale



Roma Lirik Derby della Capitale

Derby della Capitale alias derby Roma pada akhir pekan ini akan punya makna lebih bagi AS Roma dan Lazio. Pemenang laga tersebut hampir pasti mendapatkan tiket lolos langsung ke Liga Champions musim depan.

Roma dan Lazio kini menjadi dua kandidat terkuat runner-up Serie A. Roma duduk di posisi kedua dengan koleksi 67 poin dari 36 partai, sedangkan Lazio ada tepat di bawahnya dengan selisih satu poin.

Pada Minggu (24/5) mendatang, dua tim ibukota Italia itu akan menjalani laga derby di Stadion Olimpico. Roma akan mengunci posisi kedua jika memenangi laga tersebut.
"Melawan Lazio kami bisa merebut tiket lolos otomatis ke Liga Champions. Kami bisa menang atau seri melawan Biancocelesti, tapi kami tidak akan bermain untuk mengejar satu poin," ujar pelatih Roma, Rudi Garcia, seusai timnya mengalahkan Udinese 2-1, Senin (18/5) dinihari WIB.

"Itu adalah derby dan kami ingin memenanginya," tambah Garcia di situs resmi klub.

Hal serupa diungkapkan oleh gelandang Roma, Radja Nainggolan. Nainggolan menyebut laga derby sebagai laga terpenting.

"Sekarang ada pertandingan paling penting dan kami akan berusaha memenanginya," ujar Nainggolan.

"Kemenangan atas Lazio akan berarti lolos langsung ke Liga Champions. Lazio sedang dalam bentuk permainan yang bagus, tapi kami juga dan kami tak takut kepada siapa pun," tegasnya.

Pada laga pekan ke-36 yang dihelat di Olimpico, Senin dinihari WIB, Roma tertinggal lebih dulu di menit ke-19 lewat gol Stipe Perica. Tembakan voli pemain muda 19 tahun itu tak mampu dicegah Morgan De Sanctis masuk ke gawang.

Semenit jelang turun minum Roma menyamakan skor jadi 1-1 lewat gol serupa dari Radja Nainggolan. Umpan Francesco Totti disambut Nainggolan lewat sepakan voli tepat ke bagian atas gawang.

Roma akhirnya berbalik unggul 2-1 di menit ke-65 menyusul kemelut di pertahanan Udinese. Kegagalan Thomas Heurtaux dalam membuang bola crossing Nainggolan diteruskan Widmar yang tak cakap dalam duel udara.

Bola liar jatuh di kaki Vasilis Torosidis yang tanpa ampun menyepak bola dari jarak 5 yard dan menjebol jala Udinese. Skor tersebut bertahan hingga 90 menit laga tuntas.