Selasa, 12 Mei 2015

Mission Imposible bagi Bayern

Partai 'Mission Impossible' Bayern vs Barca


Bayern Munich yang dilanda krisis cedera pemain tetap siap 'bertarung habis-habisan' untuk mengejar ketinggalan 0-3 dari Barcelona dalam partai mission impossible semifinal putaran kedua Liga Champions.

Tim asuhan Pep Guardiola sempat kalah 1-3 dari Porto di perempatfinal namun bisa mencatat kemenangan 6-1 di laga kedua sehingga lolos ke semifinal dengan angka kemenangan akhir 7-4. Tapi apakah Bayern bisa mengulangi hal yang sama menghadapi Barcelona, Rabu (13/5) dinihari WIB ?

"Satu-satunya cara bagi kami untuk maju ke final adalah bermain lebih baik dari Barcelona," tambah mantan manajer Barcelona ini. Namun keinginan Bayern untuk tampil lebih baik tidak semudah yang diinginkan. Pasalnya tim juara Liga Jerman ini akan tampil tanpa pemain sayap andalannya, Franck Ribery dan Arjen Robben -yang tidak bisa turun sampai akhir musim- sementara Barcelona bisa turun dengan kekuatan penuh.

"Kami juara Bundesliga dan kami memiliki tahun yang istimewa, walau ada sejumlah masalah." Pep Guardiola meyakini tim Bayern Munichnya yang bertabur bintang memiliki kualitas untuk membalikkan defisit tiga gol untuk mengejutkan Barcelona pada pertandingan semifinal kedua Liga Champions pada Selasa, meski mereka menelan rentetan empat keka-lahan beruntun.

Bayern mengejar keajaiban di Allianz Arena setelah mereka kalah 0-3 pada pertandingan pertama Rabu silam, ketika Lionel Messi menghiasi penampilan menawannya dengan dua gol untuk memberi rasa pahit terhadap Guardiola yang kembali ke Nou Camp.

Belum pernah ada tim yang mampu membalikkan defisit tiga gol di semifinal Eropa. Dengan timnya yang menatap tersingkir dari semifinal untuk tahun kedua secara beruntun, Guardiola tahu bahwa Bayern memikul beban berat untuk mengatasi gelombang serangan Barcelona yang diisi Messi, Neymar, dan Luis Suarez. Namun ia percaya mereka masih dapat mengejutkan sang pemimpin klasemen Liga Spanyol. "Tidak ada masalah dengan mentalitas tim ini." "Terdapat enam atau tujuh pemain di tim yang telah memenangi Piala Dunia, dan mereka tahu apa yang diperlukan untuk meraihnya," ujarnya.

Salah satu faktor yang dapat membangkitkan semangat Bayern adalah kenangan manis saat mereka membalikkan kekalahan 1-3 pada pertandingan perempat final pertama di Porto, menjadi kemenangan 6-1 di Munich dengan terciptanya lima gol pada 45 menit pertama.

Namun dua pekan telah berlalu, Bayern kini menjalani laju empat kekalahan beruntun, meski Guardiola menegaskan kepercayaan diri bukanlah masalah. "Para pemain telah memperlihatkan bahwa mereka menginginkan hal ini," kata pria Spanyol itu. Anehnya, pelatih Barca Luis Enrique menegaskan "itu tidak terlihat bagus bagi kami," namun Guardiola mengakui dirinya akan mengatakan hal yang sama jika perannya dibalik.